THERE’S A SMALL AND THIN LINE BETWEEN LOVE AND SENSI PART 8

Special FF for @Vleese_OttPy and JungMin

“Kalian harus belajar lebih giat lagi.Ujian sudah di depan mata!” Jun songsaenim mengingatkan murid-muridnya sembari berdiri di sebelah Buttong yang pura-pura menulis.”Khususnya kamu Buttong!” Jun songsaenim menggebrak meja Buttong membuat Buttong mendongakkan kepalanya dendam pada Jun songsaenim.Namun Jun songsaenim sama sekali tidak merasakan tatapan dendam Buttong dan berjalan kembali ke depan kelas.
“Kali ini saya akan membuat kalian belajar lebih giat! Kalian akan saya bagi dalam kelompok belajar dan setiap minggu kalian harus memberikan laporan kegiatan kalian kepada saya.Mengerti?” “Mengertiiiiii..” murid-murid membalas ceramah panjang Jun songsaenim dengan satu kata simpel.

***
Jun songsaenim membagi kelas itu menjadi 10 kelompok.Dan sekali lagi,Buttong mendapatkan kelompok yang sama dengan Jungmin dan Kibum.Kibum duduk di tengah-tengah JungMin dan Buttong.Kibum berusaha membuat Jungmin dan Buttong memperhatikan apa yang dia sampaikan.Tapi sepertinya 2 orang itu sedang tenggelam dalam pikiran mereka sendiri.

***

Jungmin POV

Hem.. Seperti permainan takdir.Kemanapun aku pergi,dia selalu berada di dekatku..Ah..
Aku ingin melihat wajahnya >< Tapi kenapa ada Kibum sih?!

Buttong POV

Haish .. Dasar guru menyebalkan..Membuat jadwal belajarku semakin penuh saja..
Aku mau kencan sama YoungSaeng ~_~ Kapan itu bisa terlaksana?

Kibum POV

2 orang ini mikirin apaan sih ? Yang satu senyum-senyum sendiri yang satu cemberut mulu.
Apa mereka saling mikirin satu sama lain yah ? hehe…

***

"Youngsaeng-ah .. Kita pergi makan malam yuk besok.." Buttong menggandeng tangan YoungSaeng manja,pura-pura manja tepatnya. YoungSaeng hanya melihat sekilas dan kembali memfokuskan pandangannya ke arah Kibum yang dengan sengaja melambai semangat.Youngsaeng kembali mengamati dengan lebih baik.Dan Jungmin berjalan semakin dekat ke arah mereka.

"Ah..Halo,youngsaeng.." Jungmin tersenyum ke arah pasangan YS – Buttong.
"JungMin,kami akan pergi jalan-jalan sebentar.Apa kamu mau ikut?" "Bukankah kita seharusnya belajar?" "Jungmin,kita ini selalu punya waktu untuk belajar.Kamu tau kan orang tua kita pasti bersedia memberikan banyak les ke kita asal kita mau menggantikan mereka untuk menjadi pewaris?" Buttong menyahut dengan tajam.
Jungmin menatapnya sebentar dan akhirnya tersenyum simpul."Baiklah,aku ikut." Youngsaeng sama sekali tidak berbicara pada Jungmin.Tatapannya sedingin es.

***

"Kibum-ah..Kenapa tadi kakakmu memandangku dengan dingin?" Jungmin berbisik pada Kibum saat mereka tiba di sebuah restoran Jepang. "YoungSaeng,kita pesan sushi aja.. Ya ya?" di depan mereka,Buttong sekali lagi melancarkan sikap manjanya ke YoungSaeng.JungMin yang melihatnya merasa sedikit cemburu,ia tidak sadar Kibum tersenyum misterius melihatnya.
"Dia itu sensitif,Jungmin.Walau Buttong itu kejam,dulu sewaktu kami masih kecil,Buttong itu sensitif sekali.Dia sering menangis dan gampang di bohongin orang.Dan entah bagaimana sifatnya itu malah menular ke hyungku." "Apa Buttong memang manja seperti itu?" Jungmin menatap Buttong yang sedang manggandeng tangan Youngsaeng.
Youngsaeng memandang Buttong mesra.Dan ketika matanya menubruk sosok Jungmin dan Kibum,ia berdehem kecil dan melepaskan tangannya dari Buttong.
Tapi sepertinya,Buttong tidak memperhatikan.Buttong hanya tersenyum kecil menggoda Youngsaeng dan berlalu menuju toilet.Jungmin tersenyum senang.Ia mengikuti langkah Buttong ke toilet.

"Sial,hpku tertinggal di mobil.Haish,bisa ribet kalau mama-papa nelpon." Buttong mencuci tangannya dengan tidak sabaran dan berlari-lari kecil,melewati Jungmin yang berada tepat di depannya. Tak berapa lama,Buttong terpleset karena lantainya memang licin. Buttong menatap kosong sebentar ke arah Jungmin yang berjongkok cemas,berusaha membantunya berdiri.Ketika Jungmin memapah Buttong,kepala Buttong langsung terkulai lemas.Ia pingsan.

Jungmin langsung panik dan memapah Buttong menuju mobilnya.Ia tidak memperdulikan Youngsaeng dan Kibum yang mengejarnya di belakang,terlihat sama panik dan bingungnya.Jungmin memasukkan Buttong ke mobilnya dengan hati-hati dan begitu ia berada di belakang kemudi,ia langsung mengendarai mobil dengan cepat ke arah rumah sakit.

***
Youngsaeng dan Kibum terpaksa tidak menyusul Buttong & Jungmin karena mereka harus pulang ke rumah,urusan darurat.
Terpaksa,Jungmin tidur di rumah sakit,menemani Buttong.Tanpa sadar,Jungmin menggenggam tangan Buttong erat.

Jungmin tidak tau kalau suster-suster di rumah sakit itu menggosipkan tentang pasangan idola baru.*seperti yang udah dijelasin,sekolah Triple International School kan sklah orang kaya .. jadi anggep aja mereka terkenal gitu* Mereka menganggap perbuatan Jungmin sebagai bentuk kerperdulian pada kekasihnya.

Malam itu merupakan malam terbaik bagi Jungmin,karena bisa berada dekat dengan Buttong.

***

NB : Otak jo buntu Y___Y gyah gyah …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: