IT’S ABOUT US

CERITA PALING FAILED DIANTARA YANG LAIN T___T

================================================================

Ia menatapku tajam dari balik kacamatanya.Tatapannya tak membuatku gentar.Tapi tatapan itu membuatku takut.Ya,aku takut kehilangan dirinya.
Entah apa yang kuharapkan dari orang yang tidak menyukaiku,dan bahkan menoleh padaku pun ia tak pernah. Apa aku mengharapkan rasa cinta darinya? Apa aku mengharapkan rasa sayangnya?

“Jadi…” Dia mencoba memecah keheningan diantara kami.Aku mengangkat wajahku dan tersenyum,menghilangkan perasaan gugupku dibawah pengawasan matanya. “Kita disini karena pekerjaan kita bukan? Jadi,sebaiknya kita memulai pekerjaan kita.” “Hemm..Bagus kalau kau mengerti.” Sinar matahari sore menembus ruang makan rumahku.Tapi kami tak perduli,kami harus membuat hal terhebat dalam sejarah vampire.

Waktu telah beranjak dan jam di rumahku menujukkan pukul 12.12 malam. Ia menggeliat malas dan menatapku,”Bukankah harusnya kau pergi?” “Kemana?” “Katamu kau harus merawat anak-anak vampire di kota sebelah.”
Apakah tadi dia berusaha mengusirku dari sisinya? Sekarang? Secepat ini? Aku mengangguk lemah dan baru akan melangkah keluar ketika tangannya menarikku dalam pelukannya.

“Apa?” aku begitu terkejut sehingga hanya pertanyaan itu yang keluar dari mulutku.”Keturunan vampire seperti dirimu itu mempunyai kemampuan khusus memikat vampire lain.” Hatiku tiba-tiba saja terluka.
“Kenapa? Kau tidak suka dengan alasanku tadi?” “Tidak sama sekali.Sekarang,lepaskan aku.” Pelukannya terasa semakin erat.

“Gak…Aku mau begini,sampai memang sudah waktunya untuk pergi” “Bukankah katamu itu hanya pesona sihir semata?” aku menyindirnya. “Kau percaya pada kebohonganku?Aku sudah lama mengatimu.Dan aku juga yang meminta pada para bosmu untuk menugaskanku denganmu.” Ia menenggelamkan kepalanya diantara bahu dan kepalaku.

“Lalu kenapa kau mengatakan hal menyakitkan seperti it tadi?” “Aku…tidak kuat menahan pesonamu.Entah pesona alamimu ataupun pesona sihirmu.” Aku bias merasakan senyuman mengembang di bibirnya.

“Tau apa yang paling menarik dari dirimu?” Aku menggeleng perlahan. “Kamu itu polos.. Selalu bersikap dingin.. Walaupun pada akhirnya kamu kesepian,kamu tetap melakukan yang kamu bisa.” Ia mengecup pipiku lama. “Jangan menangis.Kamu sudah lama tak melakukannya bukan?”

“Kenapa diam?” Ia memutar tubuhku menjadi berhadapan. “Ayo..angkat kepalamu… Bukankah biasanya kamu yang selalu berbicara padaku ? Kenapa kamu menjadi diam?” Tangannya menarik ku dalam pelukannya.
“Aku…Mencintaimu…” Aku membisikkan kata itu pelan..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: