[FF] IT HURTS [PART 2] / SHIN YE FT YONGHWA

CAST : PARK SHIN YE
JUNG YONGHWA (CN BLUE)
SEOHYUN (SNSD) *AS CAMEO ALIAS CUMA NAMANYA DOANG YANG LEWAT*
AUTHOR : FEYFAN / YANGFAN JOONG / @FEYFEY_MAKYUEV
RATE : GENERAL (G)

== Lagu yang dipakai buat cerita ini lagunya X5 – Dangerous + Cerita ini based on request loh ya.. ^^ ==

Bye bye, tell him goodbye
Pease say that it’s the end baby
It’s a forbidden love
If this keeps up, I’ll go crazy
I miss you so much
If this keeps up, I’ll go crazy

“Maukah kau berpisah dengannya?” Shin Ye berkata pelan, masih dengan posisi dipeluk oleh Yonghwa. Ia menyentuh perlahan kening Yonghwa, menggambarkan bentuk ‘love’ dengan jari-jarinya. “Hentikan.. Itu menggelikan,” “Aku tidak mau berhenti,” Shin Ye menjawab dengan keras kepala.

“Itu geli, Shin Ye.. Aku sedang memperingatkanmu..” “Memangnya kau bisa apalagi selain memperingatkanku?” Shin Ye tertawa, dengan keras kepalanya, ia mulai menggambarkan bentuk ‘love’ itu lagi. Shin Ye tau dengan pasti, air matanya sedang berada di sudut matanya, siap untuk meluncur dengan derasnya.

“Aku bisa saja.. melakukan INI!” Yonghwa seketika itu juga bangkit, menggelitik Shin Ye dengan bersemangat, seolah meninggalkan sosok Yonghwa yang lemas karena flu seketika. “Hey!” Shin Ye tertawa keras, mencoba untuk menghindar namun hasilnya hanyalah ia yang sedang berguling di atas sofa yang tadinya ia dudukki berdua dengan Yonghwa. Air mata benar-benar turun kali ini, campuran antara rasa bahagia dan rasa sakit yang ia rasakan di hatinya.

“Kau menangis,” Yonghwa menghentikkan aksinya, dan duduk bersila di bawah sofa itu, menatap Shin Ye yang terbaring kehabisan nafas karena derasnya air mata yang keluar. “Tidak..” Shin Ye berbohong. “Apakah kau ingin berbohong denganku bahwa itu adalah air liur mu yang keluar dengan tidak sengaja?” Yonghwa mendesah sebal, dan ucapannya membuat Shin Ye tertawa lemas.

“Jangan membuatku semakin lemas,” Shin Ye berucap perlahan. “Kau lemas kenapa?” Yonghwa menyelipkan rambut Shin Ye kebelakang telinganya, terus begitu, membuat Shin Ye nyaman dengan sentuhan lembutnya.
“Aku.. aku rasa aku tidak sanggup lagi berdekatn denganmu.. Rasa yang aku miliki ini terlarang.. Kau sudah memiliki dan dimiliki oleh orang lain.. Yang jauh lebih kau cintai, yang jauh lebih baik daripada aku,” Shin Ye menjelaskan perlahan, seperlahan air mata yang terjatuh di pipinya.

“Aku..” “Aku tau kau tidak akan pernah bisa meninggalkannya,” Shin Ye tersenyum kecut. “Shin Ye..” Yonghwa memanggilnya dengan lembut, seolah takut Shin Ye akan hancur berkeping-keping seandainya ia memanggilnya dengan sedikit lebih keras.

I have already started this game
I am already addicted, I fell for you
Tick tock, the clock keeps ticking, creaking and squeaking
Piece by piece, please put my heart back together

“Maafkan aku,” Adalah kata yang keluar dari mulut Yonghwa ketika Shin Ye mengangkat kepalanya. Yonghwa menatapnya dengan tatapan yang membuatnya seolah jatuh lebih dalam lagi ke dalam jurang penyesalan karena telah berani mengatakan apa yang selama ini ia inginkan untuk hubungan Yonghwa dengan Seohyun.

“Untuk apa?” Shin Ye bertanya. “Karena selama ini aku mempermainkanmu.. Aku minta maaf untuk itu,” Yonghwa menunduk, merasakan gelombang kemarahan terhadap dirinya sendiri semakin berkobar di dalam hatinya. “Aku.. Aku ingin memilikimu seutuhnya,” Shin Ye berkata, merasakan lembutnya kulit Yonghwa di bawah sentuhan jari-jari tangannya.
“Apakah itu egois?” Shin Ye berkata lirih, menatap Yonghwa yang menatap balik padanya.

I know that it’s the wrong method but
I think I have already gone crazy for you
If I thought it would end easily
I wouldn’t even started baby

“Aku tidak pernah mengatakan bahwa itu egois kan?” Yonghwa tersenyum kecut. “Yah.. Tapi aku sadar diri kok,” Shin Ye tertawa, kali ini ia tertawa lepas, ia membiarkan dirinya merasakan hawa kesegaran dari kebebasan membawanya terbang lebih jauh.

“Kita tidak akan memulai semua ini jika kita berdua tidak egois,” Yonghwa berkata, memajukan wajahnya hingga hanya beberapa centi saja yang tersisa jaraknya dengan Shin Ye. “You’re so bad!” Shin Ye tersenyum saat mengatakannya. “Aku tau itu sejak awal..” Yonghwa membalasnya.

“Aku tau kita memiliki rasa yang lebih untuk satu sama lain, jika kita sama-sama tidak berpikir seperti itu, apakah kita akan berada di sini? Menjalani semua ini?” Yonghwa bertanya dengan tegas, matanya menatap mata milik Shin Ye dengan tegas. “Tidak..” Shin Ye bergumam.

“Kau sendiri menyadarinya bukan? Kita tidak akan berada di sini jika kita tidak saling memiliki rasa untuk satu sama lain,” Yonghwa tersenyum, merasakan hatinya terasa lapang ketika ia menjelaskan semuanya kepada Shin Ye. “Aku percaya padamu..” Shin Ye mengatakannya dengan sungguh-sungguh.

———————————————be continued———————————————-

Iklan

2 thoughts on “[FF] IT HURTS [PART 2] / SHIN YE FT YONGHWA

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: